1. Produk
Tarbawi
Tarbiyah adalah
proses membangun peradaban, proses create
dan kaderisasi pribadi, keluarga, hingga terbentuk Ustadziyaatul
‘aalam. Guru ditarbiyah disebut sebagai Murobbi karena
fungsinya bukan hanya meningkatkan wawasanà(Ustad), namun juga
mempunyai 3 tupoksi lagi yang sangat penting.
Murobbi menjadi teman curhat, membantu
menyelesaikan masalah, menjadi orang yang selalu sigap memperhatikan Mutarobbinya
agar mereka selalu senang dekat dengan sang kholik, selalu tumbuh dan
berkembang memancarkan kemaslahatan dilingkungannyaà (Walid)
Murobbi menjadi guide dan GPS ketika mutarobbi
bimbang dalam mengambil keputusan, namun tetap memberikan ruang untuk ber
ijtihad pribadià (Qaid)
Murobbi dituntut bukan hanya berinteraksi
sacara jasad dan fikriyah, namun jauh lebih dalam dari itu murobbi berinteraksi
secara ruh, menyentuh hati, memperkokoh jiwa, membayangkan wajah wajahnya saat
doa rabithah agar para mutarobbi selalu istiqomah dalam barisan dakwah inià (Syekh).
Kita adalaha produk tarbawi, kita merasakan
manisnya lingkaran kecil itu....
Kita adalah produk tarbawi, kita tersentuh
dengan cinta tulus murobbi itu....
Kita adalah produk tarbawi, kita rindu dengan
moment perjuangan kampus itu...
Ini adalah
entitas homogen karena mayoritas dihuni oleh produk tarbawi, mari kita
berdiskusi politik dengan adab islami, karena politik adalah bagian dari
tarbiyah dan kita sudah selesai dengan pembahasan al-hizbu
huwal-jama’ah wal-jama’ah hiyal hizb’.
2.
Fobia Politik
Kata fobia
ini mungkin yang membuat beberapa orang Illfeel.
phobia is an extreme fear or dislike of a particular thing or situation. Perasaan khawatir dan takut
yang berlebihan jika group bahas politik ukhuwah akan rusak, debat kusir, sakit
hati dsb. Padahal politik itu tools jamaah agar bisa berkontribusi lebih banyak,
dan kita berdiskusi di group produk
tarbawi.
Fobia itu perlu pada isu politik yang
destruktif dan isu politik yang disampaikan dengan Amoral. Yang membuat ukuwah
retak bukan politiknya, namun isu value destruktif dan penyampaian dengan Amoralnya.
Kedua hal ini bukan hanya mendegradasi nilai luhur politik, namun juga
bertentangan dengan esensi agama/dakwah
(16:125). Kita dukung isu politik Konstruktif dan kita hentikan politik
Destruktif.
Contoh
Isu Politik Konstruktif
- PKS
Janjikan SIM seumur hidup
- PKS
Janjikan Bebas pajak motor
-
Kader PKS selamatkan 8 Sandra Trans Papua
Contoh
Isu Politik Destruktif
-
Mendefinisikan GARBI sebagai GARBage of tarbawI
Kesimpulan
Peak dari tulisan ini adalah politik itu
bagus, tools tarbiyah untuk melayani, boleh didiskusikan terlebih ini group PRODUK
TARBAWI, yang bikin jelek adalah Value destruktif dan cara penyampaian yang Amoralnya.
Arifin, MZ (07/12/2018)
